Rabu, 26 Maret 2014

Pada awalnya.

Pada awalnya, ketika air mata membasahi bajuku

Kukira aku hanya akan menunggu dan membiarkannya kering

Tapi, air mata tersebut menjadi awan dan angin yang lebih besar

dan jatuh sebagai hujan yang menahan langkah kakiku

Ketika hujan yang tak dapat berhenti, tak dapat dihindari, jatuh di atasku

Kemana aku harus pergi?

Aku kehilangan jalanku,

walaupun aku ingin lari

Kau tinggal di pikiranku,

dan membuatku ingin terus kembali

Aku ingin memberimu payungku,

Aku ingin memperlakukanmu dengan baik,

Sementara aku



..kehujanan.

-

Sabtu, 01 Februari 2014

I will fly


You know all the things i've said
You know all the things that we have done
And things i gave to you
There's a chance for me to say
How precious you are in my life

And you know that is true

To be with you, is all that i need
'cause with you
My life seems brighter and these are all the things
I wanna say..

I will fly into your arms
and be with you
Till the end of time
Why are you so far away
You know it's very hard for me
To get my self close to you

You're the reason why i stay
You're the one who cannot believe
Our love will never end
Is it only in my dream?
You're the one who cannot see this
How could you be so blind?

Ten2five - I will fly.

And i know, that is true ( '-')(._. )

Kamis, 30 Januari 2014

How i feel

Saya cuma mau kamu lihat bahagianya saya saja.

Karna seburuk-buruknya saya, saya takkan pernah membuat orang yang saya cintai dan yang mencintai saya tampak buruk di mata orang lain.
Dan semenyedihkan-menyedihkannya saya. Saya tak ingin membuat orang lain mengasihani saya.

Terlebih itu kamu.

Tapi airmata saya terkadang tak tahu tempat bersembunyi, seberapa besar usaha saya menahan, mereka masih saja ditemukan.

Intinya.

Saya benci. Saya benci menyayangimu namun tak bisa berbuat apa-apa.
Kamu orang pertama yang ingin saya lupakan namun tak pernah berhasil.
Kamu yang tetap ada dalam doa saya bahkan ketika saya berkata ingin melupakanmu.

Kamu, yang bikin saya capek.

Saya tak tahu akan sampai kapan begini, rencana saya adalah menjadi alasan mengapa kamu tersenyum hari ini.
Jika pada akhirnya saya tetap saja bukan alasan mengapa kamu tersenyum, saya tahu rencana Allah selalu lebih baik. Saya berencana, Allah berencana. Namun Allah sebaik-baiknya perencana.

Mulai sekarang, terlihat kuat aja dulu. Urusan nangis di hati belakangan. Allah hidup di hati hamba-Nya yang kuat, kan?

- :)


Senin, 14 Oktober 2013

Getting older, together






"Aku ingin kau yang berjalan disampingku..
Bukan karna kita saling mengikuti, tapi mengiringi"


...
Hingga aku menghabiskan sisa umurku denganmu, bertambah tua bersama
dimana; di hari itu tubuhku tak dapat lagi berjalan dengan baik..





kita masih saling mengiringi
kau masih membawakan barang bawaanku
dan aku masih menggenggam erat tanganmu
Lalu kau bertanya padaku;

 "apakah kau baik-baik saja?"
padahal, keadaanmu sendiri tak tampak lebih baik..


"They don't think forever lasts. Well, lets prove them wrong.." 






Minggu, 13 Oktober 2013

Untuk kamu.



Assalamualaikumw wbt,


My dear 'Adam',
You don't have to drive any BMW or mercedes or skyline to be gorgeous. Be an iman in prayers.
That's how i define gorgeous.
You don't have to have nice voice and hush me with lovely songs to woo me.
Recite the Kalamullah, Al-Quranul kareem.
That's how i would melt. You don't have to be rich for me to love you.

Sicerely,
Your love 'Hawa'


Sabtu, 06 Juli 2013

Hello, Stranger

Karena di dunia maya, sapaan terasa begitu hangat..


Sebelumnya, aku tak pernah membayangkan bahwa aku akan merasakan ini.
Kenyataannya, inilah yang terjadi.
Kupikir hati ini belum selesai kutata kembali, namun kau datang tiba-tiba dengan segala kebaikanmu. Kau datang bersama hal baikmu.

Tanpa ku persamasalahkan; siapa sesungguhnya dirimu.
Kukatakan bahwa kau sempurna, untukku.
Kupersilahkan kau masuk kedalam hidupku.
Setidaknya; untuk saat ini, kau mampu membuatku melupakan masalahku dengannya.
Aku ingin melupakannya sejenak. Hanya untuk saat ini, aku ingin melupakan segala kesakitan dan kepedihan yang  ia sebabkan.


Sama hal-nya dengan aku.
Aku rasa kau pun hanya melihat kebaikan-kebaikanku.
Kuakui, Bukankah manusia selalu ingin tampak baik dimata manusia lainnya?

Karena hal-hal baik yang kau ciptakan tiap harinya, kau sukses membuatku merindu,
Seringkali aku tersenyum kecil, membaca percakapan-percakapan kita yang telah lalu. Percakapan-percakapan menggelitik yang tak pernah menyinggung bagaimana kehidupan nyata kita berjalan.


Hari ini,
aku mengecek jejaring sosial kesekian kalinya untuk mencari keberadaanmu, di dunia kita, dunia maya.
Padahal, sebelumnya aku tak pernah mempercayai akan ada kasih sayang yang timbul dengan cara seperti ini. Kasih sayang yang nyata, di dunia yang semu.
Aku dapat berkeliaran dimana saja-tempat-kau-bisa-melihatku. Ya, tentu saja semua jejaring sosial yang sama-sama kita punyai.
Aku akan kecewa jika di hari ini, tak kujumpai dirimu ataupun satu pesan pun darimu.



Karena sesuatu yang maya itu tak dapat kau "lihat" dengan baik,
Lambat laun,
keburukanmu mulai muncul ke permukaan. Cerita-cerita bohong yang setiap hari kau ukir di percakapan kita, Aku mulai menyadarinya.
Bukankah sebaik-baiknya keburukan coba kau tutup-tutupi, Tuhan sendiri-lah yang akan meniupakannya ke mukamu?
Kau tak sebaik yang kukira-inilah ungkapan abege-abege labil saat ini yang cocok denganmu.
berbohong; seperti sudah menjadi kebiasaan yang mendarah daging kau lakukan.



Karna bagiku, pria yang hobinya bohong itu bukanlah pria baik-baik.

Aku harap kau; yang telah Tuhan-ku takdirkan untuk dunia nyataku,
Jadilah pria baik-baik.
Pria yang mampu ku banggakan untuk agamaku, maupun duniaku..










Kamis, 09 Mei 2013

Bagaimana kalau ini kisah nyata? (Cerpen Part 2)


Ini part 2. Aku selalu ingin membuat  cerpen senyata aslinya. Namun didalamnya hanya sang "aku" yang mengungkapkan rasa. Dan karena tanggal bersifat data. Aku rasa aku hanya perlu mengira-ngira, seberapa jauh baiknya rentang tanggal pertama hingga tanggal kedua. Dan beginilah akhirnya..

Minggu, 3 Maret 2013.
Hari ini, sebuah pesan datang darimu. aku masih mengingat dengan baik bahwa hari ini terakhir kalinya kau meletakkan perhatian-perhatian itu.  Setelah itu, kita berjalan masing-masing.

Rabu, 20 februari 2013
Kau bilang; kau selalu mendoakanku.

Kuberi tahu ya, aku telah lebih dulu menitipkan namamu diatas sajadahku.
Aku telah lebih dulu menguntai namamu di barisan kalimat syukurku pada Tuhan akan bahagiamu. 

ketika itu aku belum sadar bahwa kau berhasil menerima ketulusanku.
Sedang aku, baru saja berhasil kau bohongi.


Minggu, 17 Maret 2013
Kau menanyakan keberadaanku.
seketika hembusan nafasku memburumu. Harapan itu hadir kembali. Mereka tak sabar untuk sekedar mendapati kabarmu hari ini.

Lalu, apa yang kudapat?
Harapan yang berbanding terbalik dengan kenyataan.


karena setelah itu kau tak pernah datang lagi
kurasa, kau mulai berlari.

Aku tak menyangka larimu begitu kencang. hingga angin yang kau tinggalkan dapat menghempaskan jiwaku dan membuat mereka mati suri.

Apa kau tahu bagaimana rasanya menunggu yang tak pernah datang?
Apa kau tahu rasanya menanti yang sudah melupakan?
Jika ya, Mungkin kita bisa saling mengerti dan kau tak cukup tega untuk membuatku merasakan sakitnya.


Lucu. bila mengingat kita berdekatan dan bergerak saling melupakan dengan cara yang sama.
---

Karena itu kamu.
Seringkali aku bertanya-tanya bagaimana caranya untuk tidak mengenang yang berusaha dihapuskan dan bagaimana caranya untuk tidak mengingat yang berusaha dilupakan.
Aku bilang aku akan melupakanmu, padahal baru saja aku mengingatmu di detik sebelum dan sesudahnya. 

3 April 2013
Mulai hari ini. Aku-yang telah lebih dulu kau lupakan, bergerak Pelan-pelan melupakanmu.
Karena kita semakin jauh.  Karena kita berjumpa seakan-akan tak pernah terjadi apa-apa.


Kini aku hanya meminta padaNya untuk dijauhkan darimu tanpa rasa sakit.

Untuk kamu yang mungkin tak akan membaca tulisan ini..
Aku hanya ingin tahu mengapa dulu kau datang ke hidupku, lalu memikirkannya baik-baik :)




Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. Hanya untuk menerima bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi.